Diduga Palsukan Tanda Tangan Dalam Pencairan DD 2019 Kades Air Lanang Terancam Pindah Domisisli ke Hotel Prodeo Selama 6 Tahun

REJANG LEBONG | BP – Dana besar pemerintah yang mengalir ke desa sangat menggiurkan. Sejumlah kades dan perangkat tergoda untuk ‘memainkannya’ demi mengambil keuntungan pribadi.

Modus ‘memainkan’ uang negara dengan cara melakukan penggelembungan (mark up) anggaran  dan pemalsuan tanda tangan perangkat ini di duga dilakukan Kades Air Lanang , Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong, Heri Kiswanto.

Kejahatan korupsi kades ini terendus media dan LSM. Setelah melalui proses investigasi dan konfirmasi mendalam.

“Dalam belanja material, harga tak sesuai dengan SPj. Ada juga pembelanjaan yang fiktif,” tandas salah seorang warga masyarakat yang meminta namanya tidak di expos dan beberapa perangkat lain.

Berdasarkan adanya temuan kasus-kasus ini, ia menilai, Kepala Desa Air Lanang telah melanggar undang-undang sebagaimana yang telah diatur dalam UU nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.

Beberapa Perangkat Desa Air Lanag Kecamatan Curup Selatan , Kabuapten Rejang Lebong melaporkan Kepala Desa (Kades) Desa Air Lanang ke pihak kepolisian atas dugaan pemalsuan tanda tangan pencairan dana desa.

Kepala Desa Air Lanang atas nama Heri Kiswanto  diduga memalsukan tanda tangan lingkup Perangkat dalam mengurus pencairan alokasi dana desa (ADD) sejak 2019 hingga 2020.

“Kepala Desa Air Lanang  merekayasa semua tanda tangan lingkup Perangkat  dalam mengurus anggaran pencairan dana desa,” jelasnya, Rabu (1/7/2020).

Ia bersama perangkat desa lain mengaku telah melaporkan dugaan pemalsuan tersebut kepada pihak yang berwajib pada Juni  lalu.

Laporan perangkat tersebut sekarang sedang dalam pendalaman materi di Kejari Curup, untuk keperluan penyidikan, maka media dan LSM akan terus mengawal dan memantau perkembangan hingga Kasus Kades Air Lanang terbukti.

Selain memalsukan tanda tangan perangkat desa, Media dan LSM mensinyalir adanya praktek kecurangan kades di beberapa Item pembangunan, seperti pembanguan Gedung Paud yang jauh melenceng dari spesifikasi dan RAB, Rabat Beton,Jembatan Desa.

Yang lebih fatal bahwa perangkat aktif yang telah bekerja secara professional dengan serta merta diterbitkan surat pemberhentian tidak hormat tanpa memalui prosedur dan mekanisme penjaringan.

Ia berharap, kasus dugaan pemalsuan tanda tangan , pemebrhentian perangkat dan melencengnya RAB beberapa item pembangunan desa oleh Kades Air Lanang  ini bisa segera ditangani secepat mungkin oleh pihak terkait, karena ini merupakan temuan yang harus di segera di klarifikasi serta pembuktian kebenarannya.

“Sudah saya laporkan, semua barang bukti sudah saya serahkan. Semoga bisa ditindaklanjuti oleh pihak penegak hukum,” terangnya.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Curup, membenarkan terkait adanya laporan tersebut. Pihaknya saat ini masih mendalami laporan tersebut.
Sementara itu, Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Curup, belum bisa ditemui untuk mengkonfirmasi terkait adanya laporan tersebut..
Jerat Hukum bagi pemalsu Tanda Tangan adalah Pasal 263 ayat (1) KUHP berbunyi sebagai berikut:

Barangsiapa membuat surat palsu atau memalsukan surat, yang dapat menerbitkan sesuatu hak, sesuatu perjanjian (kewajiban) atau sesuatu pembebasan utang, atau yang boleh dipergunakan sebagai keterangan bagi sesuatu perbuatan, dengan maksud akan menggunakan atau menyuruh orang lain menggunakan surat-surat itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, maka kalau mempergunakannya dapat mendatangkan sesuatu kerugian dihukum karena pemalsuan surat, dengan hukuman penjara selama-lamanya enam tahun.

Ia meminta Inspektorat atau penegak hukum untuk mengusut tuntas Dana Desa tersebut yang diduga sarat masalah.
“Kami minta oknum Kades, dan tim Pelaksana Kegiatan untuk di periksa, karena adannya indikasi penyelewengan dana yang di lakukan secara terstruktur” sebutnya seraya berharap agar penegak hukum memberikan sanksi tegas bila di temukan adanya penyelewengan DD tersebut.(DARLIN)

One thought on “Diduga Palsukan Tanda Tangan Dalam Pencairan DD 2019 Kades Air Lanang Terancam Pindah Domisisli ke Hotel Prodeo Selama 6 Tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.