Kasus Korupsi di KPU Kabupaten Seluma, Akan Dilanjutkan

Kapolres Seluma AKBP.SWITTANTO PRASETYO, S.IK

Seluma, Bengkulu Post.Co– Penanganan kasus Korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kabupaten Seluma, dipastikan akan dilanjutkan Penyidikannya oleh Jajaran Kepolisian Polres Seluma, Rabu (18/11/2020).

Kapolres Seluma AKBP. Swittanto Prasetyo S.IK mengatakan kepada awak media, Polres Seluma akan melanjutkan kasus yang terjadi pada KPU Seluma, setelah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 ini selesai

Menurut Kapolres, Polres akan memanggil sejumlah saksi lainnya, Hal tersebut diketahui, setelah Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Seluma beberapa waktu lalu telah menjebloskan dua orang tersangka ke Penjara yang saat ini telah berstatus terpidana, yakni mantan Sekretaris KPU Seluma, Serta Bendahara KPU Seluma pada tahun 2018 lalu

“Untuk penyidikan lanjutan kasus Korupsi di KPU, akan kami lanjutkan setelah pelaksanaan Pilkada Kabupaten Seluma selesai “terang Kapolres Seluma Swittanto Prasetyo

“Untuk saat ini, kita fokus pada Pelaksanaan Pilkada Seluma.
Setelah selesai, baru sejumlah saksi akan kami panggil. Untuk melakukan penyidikan lanjutan,” imbuhnya

Dan tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka baru. Karena sejumlah saksi sudah dipanggil. Termasuk komisioner KPU Seluma, Terkait dana Pemilu di tahun 2018 lalu

“Bisa jadi ada penambahan tersangka atau tidak, Semuanya tergantung dari hasil pemeriksaan lanjutan terhadap saksi nantinya “jelas AKBP Swittanto Prasetyo, S.IK

Untuk diketahui, Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Seluma telah menyidik kasus dugaan Korupsi Anggaran Pemilu tahun 2018 yang lalu, dengan total Anggaran sekitar Rp 18 M (Delapan belas miliar rupiah)

Kemudian dari hasil audit yang dilakukan, terjadi dugaan penyelewengan Anggaran sebesar Rp 1,4 M (Satu miliar empat ratus juta rupiah)
Anggaran ini digelapkan oleh mantan Sekretaris KPU Seluma bersama dengan Bendahara. Kemudian ditambah dengan dugaan penyimpangan pada pengadaan sejumlah perlengkapan di KPU Seluma.

“Bahkan sebelumnya, dari pemeriksaan yang dilakukan. Kasus ini bisa saja menyeret salah satu Anggota Komisoner KPU Seluma “ungkapnya. (shrt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.