Pemdes Desa Magelang Baru Menetapkan Hasil Pendataan SDGs Desa Tahun 2021 Melalui Musdes

Lebong | Bengkulupost.co _ Pemdes Magelang Baru, Kecamatan Lebong Sakti, Melaksanakan Musyawarah hasil penetapan Pendataan Desa/Kalurahan berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) Tahun 2021, dilaksanakan di Kantor Desa sementara, Kamis, (12/08/21), sekitar pukul 09.30 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Lebong Sakti, Kades Magelang Baru, Tenaga Ahli Kabupaten Lebong, Pendamping Desa, Babinkamtibmas, BPD serta seluruh Pokja Relawan Pendataan SDGs Desa Magelang Baru.

Kades Hendri Witarsi mengucapkan “terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat Desa Magelang Baru atas kerjasamanya sehingga Hasil pendataan SDGs bisa kita tetapkan, beliau juga memberi Apresiasi kepada Tim Pokja relawan pendataan SDGs yang mana atas kerja keras dan penuh kesabaran didalam mendata SDGs.

Materi yang dibahas dalam Musyawarah hasil pendataan SDGs desa ini adalah Sebagai berikut :

Pemaparan tentang tahapan pendataan SDGs Desa Tahun 2021, Penyampaian Pencapaian Pendataan SDGs Desa Tahun 2021, Evaluasi dan Pembahasan Proses Pencapaian Pendataan SDGs Desa Tahun 2021, Penetapan Hasil Pendataan SDGs Desa Tahun 2021

a). Survei Desa.

Jumlah unsur pemerintahan yang telah didata sebanyak ( 11 orang ).
Jumlah unsur BPD yang telah di data sebanyak ( 5 orang ), serta data: lokasi data, Pemeritahan Desa, Musyawarah Desa, Regulasi, APBDesa, Aset Desa, layanan, kerjasama, Lembaga kemasyarakatan desa, BUMDesa, unit usaha BUMDesa serta infrastruktur dan lain-lain.

b). Survei RT/Dusun.

Jumlah RT/Dusun yang telah didata sebanyak 3 RT/Dusun. Meliputi: Deskripsi lokasi, pengurus RT/RW, lembaga ekonomi, Industri, sarana Ekonomi, Fasilitas ekonomi, infrastruktur, Lingkungan, Bencana, Mitigasi Bencana, sarana pendidikan, kesehatan, Agama/Sosbud, keamanan, tindak kejahatan, lembaga keagamaan dan kegiatan warga.

c). Survei Keluarga.

Jumlah Keluarga yang telah didata sebanyak (417 KK) kepala keluarga, meliputi Diskripsi lokasi, Akses pendidikan, akses kesehatan, akses tenaga kesehatan, akses sarana prasarana dan lain-lain.

d). Survei Individu.

Jumlah individu yang telah didata sebanyak (1242) Jiwa, dengan rincian serta data individu, pekerjaan, penghasilan, kesehatan, Disabilitas dan pendidikan yang dilakukan dengan metode by name by Address.

“Besar Harapan Hasil dari pemutakhiran data desa dapat digunakan sebagai basis penyusunan Rencana Pembangunan Desa dan Daerah. Dengan begitu program-program yang akan dilaksanakan daerah akan tepat sasaran karena berbasis pada permasalahan dan kebutuhan yang terjadi di desa” Tutup Hendri Witarsi.

Pantauan Media Bengkulupost.co,  Musyawarah diakhiri dengan penandatangan berita acara yang dilakukan oleh Kepala Desa, Ketua Pokja pemutakhiran data SDGs, Ketua BPD, Pendamping Lokal Desa dan Tokoh Masyarakat Desa Magelang Baru sebagai wakil Warga desa setempat.

Dari pelaksanaan kurang lebih satu bulan berjalan, terdapat 4 Kusioner SDGs Desa yang terdapat pada aplikasi pendataan SDGs Desa guna pemutakhiran data desa tahun 2021, di antaranya Kusioner Survey Desa yang terdiri dari Pemerintahan Desa, Musyawarah Desa, Regulasi, APBD, Aset Desa, Layanan Kerjasama, Lembaga Kemasyarakatan Desa, BUMD, unit usaha BUMD, Infrastruktur dan lainnya Kusioner Survey RT, diantaranya lokasi, pengurus, lembaga ekonomi, industri, sarana ekonomi, infrastruktur, lingkungan, bencana, mitigasi bencana, sarana pendidikan, kesehatan, kejadian luar biasa, agama/sosbud, lembaga keagamaan, lembaga kemsyarakatan, keamanan, tindak kejahatan, dan kegiatan warga. Kusioner Survey Keluarga, meliputi lokasi & pemukiman, akses pendidikan, akses sarana dan prasarana, dan lain-lain, Kusioner Individu, meliputi deskripsi individu, deskripsi pekerjaan, deskripsi kesehtan, deskripsi pendidikan.

Sementara itu TA Kabupaten Lebong  memaparkan secara lengkap hasil dari pada pendataan SDGs yang mulai dari Survey Desa, Survey RT/RW, Survey Keluarga dan Surve Individual. Pendataan tersebut telah mencapai target meskipun dengan waktu yang relaktif singkat dan banyak kendala yang ditemui dilapangan dan semua itu bisa tercapai atas kerja keras para relawan dalam melakukan pendataan. Dalam kesempatan ini, TA Kabupaten mengucapkan terimakasih kepada para relawan dalam mensukseskan pendataan SDGs desa serta Pendamping Desa dalam memberikan penyuluhan dan Bimtek,ā€¯ucapnya singkat.(Thuty)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.