Kepala Desa Beriang Tinggi: Warganya Menderita Penyakit Epilepsi Mohon Pehatian Dari Pemerintah Daerah.

Bengkulupost.co | Kaur_Petugas Tim Riaksi Cepat (TRC) Kabupaten Kaur Rabu (11/5/22) mengunjungi anak mengidap penyakit Epilepsi (Sarap Otak) di desa Beriang Tinggi Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu.

Iya kami dari TRC Kaur sangat perihatin terhadap salah satu warga desa Beriang Tinggi yang bernama Yuli Rahmawati (13) binti Saparuddin (44) dan ibu Alesti (42) yang terbaring lemas di tempat tidur .

Yuli Rahmawati mengidap penyakit Epilepsi (Sarap Otak) sudah selama lebih kurang 13 tahun, anak tersebut sudah pernah di rawat di rumah sakit daerah Kaur dan di rujuk ke Rumah Sakit M..Yunus Bengkulu, sayangnya sampai kini penyakit tersebut terus menyerang korban sementar mau melanjutkan pengobatan ke rumah sakit tidak ada biaya sama sekali, kata petugas TRC Kaur Dian Nusantara melalui pesan singkatnya kepada Bengkulu Post belum lama ini.

Kasian nengok anak tersebut sudah menderita Epilepsi selama 13 tahun sementara mau berobat kerumah sakit uang tak punya karena pekerjaan kedua orang tuanya hanya buruh harian mencetak batu bata, tambah Dian Nusantara dalam pesan WhatsAppnya belum lama ini.

Terpisah, Kepala desa Beriang Tinggi Kecamatan Tanjung Kemuning TAMBANG membenarkan atas penyakit Epilepsi (Sarap Otak) yang di derita salah satu warganya Yuli Rahmawati.

Selaku Pemerintahan desa beserta keluarga Yuli Rahmawati dan masyarakat setempat mengucapkan terima kasih kepada Tim Riaksi Cepat (TRC) Kabupaten Kaur yang telah mengunjungi anak tersebut, dengan adanya kunjungan teman-teman TRC akan menjadi perhatian bagi pihak pemerintah Daerah.

Selanjutnya di harapkan kepada semua dermawan agar bisa memberikan sumbangsih berupa tenaga dan pikiran guna untuk kedua orang tua Yuli Rahmawati melangkah kedepan demi untuk menyembuhkan penyakit Epilepsi dan bukan penyakit Gizi buruk. Tutur Tambang selaku Orang nomor satu di desa Beriang Tinggi tersebut.(NS).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.