Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaur Tahun 2022 Mengalami Peningkatan

Bengkulupost.co | Kaur_Untuk OPD Pengelola Pajak dan Retribusi daerah agar berinovasi dan memetakan kembali potensi PAD yang bisa pungut, karena Pada tahun 2022 target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur Rp. 6,3 miliar, Ada sedikit kenaikan target dibanding tahun 2021 sebesar Rp 6,2 miliar

Hal ini disampaikan Sekda Kaur Dr. Drs. Ersan Syahfiri, MM yang didampingi Asisten II Ir. Herwan, M.Si, Kabag Hukum Dasrul Imran, SH dan Kabid Pajak dan Pendapatan Lainnya Doni Firdiansah, SH saat memimpin rapat Tim Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Kaur Tahun 2022 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Jum’at (13/5/2022) di aula Lantai Tiga Pemda

Sekda menambahkan untuk lebih mengoptimalkan pendapatan Asli daerah, perlunya kolaborasi antara Badan Keuangan Daerah (BPKD) dengan OPD teknis terkait lebih dimaksimalkan. Ini mengingat, potensi pajak daerah secara detail data-datanya ada di masing-masing OPD teknis.

“Banyak yang perlu di kaji ulang masalah PAD, karena selain capaianya masih rendah juga potensinya yang belum terpetakan maksimal, seperti pajak hotel, pajak burung walet, pajak parkir yang targetnya masih terlalu kecik dan juga pajak hiburan yang masih Nol target” ujar Sekda

Sekda juga meminta kepada Bidang Pendapatan Badan Keuangan Daerah untuk mengatur Strategi dan lebih Kreatif dalam mengggali Potensi Pendapatan Daerah agar bisa mendukung pembangunan di kabupaten Kaur sesuai dengan potensinya
“Kedepan kita bekerja secara harmonis dan saling mendukung antara OPD dan BKD Sehingga potensi yang ada itu bisa betul-betul dioptimalkan menjadi pemasukan pajak, nanti data-data dari OPD terkait untuk kita himpun, kita pilah kemudian menentukan mana yang berpotensi dikenakan pajak daerah,” jelas Sekda

Lanjut Sekda, Untuk meningkatkan pendapatan di sektor lain, semua pihak terkait harus mendorong dan merumuskan langkah-langkah inovatif dan kreatif, guna menggali potensi-potensi pendapatan daerah dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah.

Sekda berharap kepada OPD pengelola dan pemungut pajak untuk rutin memeriksa bendahara penerima PAD, untuk mengetahui bila ada kendala, karena hampir seluruh OPD Pemungut PAD belum Memenuhi target, papar Sekda.(NS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.